This is default featured slide 1 title

Go to Blogger edit html and find these sentences.Now replace these sentences with your own descriptions.

This is default featured slide 2 title

Go to Blogger edit html and find these sentences.Now replace these sentences with your own descriptions.

This is default featured slide 3 title

Go to Blogger edit html and find these sentences.Now replace these sentences with your own descriptions.

This is default featured slide 4 title

Go to Blogger edit html and find these sentences.Now replace these sentences with your own descriptions.

This is default featured slide 5 title

Go to Blogger edit html and find these sentences.Now replace these sentences with your own descriptions.

Tema 5 subtema 3 SBdP ( kriya anyam)

 Assalamu’alaikum Warrahmatulloh Wabarokatuh 

Hai Shobat ceria๐Ÿ˜‡๐Ÿ˜‡. Apa kabar semua? 

Mari ngaji duluuu ๐Ÿ˜Š๐Ÿ˜Š๐Ÿ˜Š



Tujuan Pembelajaran :

1. siswa memahami berbagai karya seni rupa nusantara

2. Siswa membuat seni kriya anyam


Karya Seni Rupa Nusantara

Karya seni rupa adalah benda seni yang dibuat dari pengolahan titik, garis, bidang,

bentuk, volume, warna, dan tekstur sehingga dapat ditangkap oleh mata dan dirasakan

melalui rabaan. 

Berdasarkan fungsinya, karya seni rupa dibagi menjadi dua, yaitu:

1.  Senirupa murni  adalah karya seni yang dibuat untuk dinikmati keindahannya atau unsur estetikanya saja tanpa mempertimbangkan fungsinya. Contoh antara lain lukisan, patung, dan keramik.

2. Seni terapan adaah  karya seni rupa yang memperhatikan fungsi dari benda seni tersebut. Contoh : Rumah adat, arsitektur bangunan, senjata tradisional, dan seni kriya.

Seni Kriya seni kriya adalah karya seni yang dihasilkan dengan keterampilan tangan manusia. Karya tersebut memperlihatkan nilai estetika atau keindahan dan juga bisa berfungsi. Seni kriya juga bisa disebut sebagai kerajinan tangan.

Seni kriya berupa anyaman dapat dengan mudah kita temukan di sekitar kita. Ada banyak bahan yang dapat dimanfaatkan sebagai bahan pembuat anyaman, seperti bambu, daun pisang, atau kertas. Jika kita dapat menyusun bahan-bahan anyaman yang kita gunakan dengan baik, kita juga akan mendapat hasil anyaman yang unik.

Kita dapat membuat anyaman tunggal ataupun anyaman ganda. Anyaman tunggal biasanya terbuat dari bahan yang sama dan dengan ukuran bahan anyaman yang sama. Anyaman tunggal adalah cara membuat anyaman yang paling sederhana. Anyaman ganda lebih banyak memiliki variasi pola. Berikut contoh pola anyaman tunggal dan anyaman ganda.

anyaman tunggal





Contoh kriya anyam




Buatlah  1 keranjang dari koran atau kalender bekas  
dikumpuklan sebelum Ujian Semester 1

 Alhamdulillah telah selesai pembelajaran hari ini,  mari kita akhiri dengan berdoa agar apa yang kita lakukan di ridhai Alloh.



Semoga ilmunya bermanfaat, salam sehat dan tetap semangat.

Wassalamualaikum Warrahmatullohi Wabarokatuh.

Tematik tema 5 subtema 3 kelas 5

 Assalamu’alaikum Warrahmatulloh Wabarokatuh 

Hai Shobat ceria๐Ÿ˜‡๐Ÿ˜‡. Apa kabar semua? 

Tujuan Pembelajaran :

1. mengolah informasi yang kalian dapatkan mengenai kegiatan sosial masyarakat budaya daerah di sekitar tempat tinggal
2. mencari informasi yang lebih banyak lagi mengenai pengaruhnya di sektor ekonomi, komunikasi, dan transportasi secara tepat.

Materi 

IPS

Pengaruh Letak Geografis

Secara geografis, Indonesia diapit oleh dua samudra (Samudra Hindia sebelah barat daya dan Samudra Pasifik sebelah timur laut) dan dua Benua (Benua Asia sebelah barat laut dan Benua Australia sebelah tenggara)

Batas-batas geografis letak Indonesia dengan negara-negara lainnya adalah sebagai berikut :

1.     Sebelah Utara: Benua Asia. Lebih jelasnya, Indonesia juga berbatasan dengan selat Malaka, laut Andaman, samudra Pasifik, laut Cina Selatan, dan Malaysia bagian timur.

2.    Sebelah selatan, Indonesia berbatasan dengan benua Australia, samudera Hindia, Laut Timor dan juga laut Arafuru.

3.    Sebelah barat, Indonesia ini berbatasan dengan samudera Hindia.

4.    Sebelah timur, Indonesia berbatasan dengan Samudera pasifik dan juga negara Papua Nugini (New Guinea).

Wilayah Indonesia terdiri atas ribuan pulau yang dipisahkan oleh selat dan laut merupakansatu kesatuan yang tidak bisa dipisahkan. Kondisi itu melahirkan keanekaragaman bahasa, suku, agama, dan kebudayaan daerah yang memiliki khas masing-masing. Keragaman tersebut menjadi kekhasan dan daya tarik bagi pihak-pihak luar/bangsa lain untuk berkunjung dan mempelajari budaya Indonesia. Selain itu keragaman budaya daerah tersebut juga memperkaya kebudayaan nasional.

Keuntungan letak georafis sosial budaya 
1.) memiliki kekayaan suku bangsa dan budaya 

2.) terciptanya budaya baru dengan adanya akulturasi antar budaya 
3.) banyaknya turis mancanegara dan luar negeri melihat hasil budaya kita 
4) dapat mempelajari budaya lain 
Kerugian letak geografis sosial bidaya 
1.) banyaknya budaya yang masuk menyebabkan budaya yang ada tergantikan
2.) banyaknya perbedaan menyebabkan sering terjadi kesalahpahaman 
3.) masuknya perilaku barat mempengaruhi keasliaan budaya yang ada

 Pengaruh negara maritim dan agraris terhadap kehidupan ekonomi, sosial, budaya dan transportasi

Pengaruh negara maritim dan agraris terhadap kehidupan ekonomi,sosial,budaya dan transportasi adalah terjadinya keanekaragaman dan perbedaan di dalam masyarakat baik masyarakat agraris dan juga yang berada di kelautan.

Letak geografis negara Indonesia yang berada di khatulistiwa dan memiliki sejarah geologi yang seperti sekarang ini menyebabkan banyaknya peluang dari berbagai potensi alam yang bisa dikembangkan. Potensi maritim karena memiliki laut yang luas dan juga potensi agraris karena wilayah daratan yang subur menyebabkan banyak masyarakat kita yang memanfaatkannya.

1.    Maritim. Laut Indonesia yang luas mempunyai peluang potensi laut yang bisa dimanfaatkan. Pola kehidupan masyarakat pesisir yang bekerja di bidang kelautan akan mempunyai kehidupan sosial dan budaya yang berbeda. Misalnya kegiatan banyak di pesisir dengan gaya bicara yang keras dan lantang. Kemudian transportasi lebih banyak menggunakan kapal hingga transaksi pasar berada di perairan seperti yang terjadi di pasar apung di Kalimantan Selatan.

2.    Agraris. Wilayah darat Indonesia yang subur menyebabkan masyarakat banyak yang memanfaatkannya untuk bertani. Kehidupan bertani ini menyebabkan tumbuhnya kehidupan sosial budaya tersendiri. Misalnya masyarakat lebih terbiasa dengan cara gotong royong dalam memanen padi di sawah.

Kehidupan yang berbeda itu akan menyebabkan sosial budaya yang berbeda. Pola kehidupan mereka juga akan unik tersendiri. Misalnya untuk nelayan ketika akan pergi melaut dipengaruhi oleh pasang surut laut sedangkan petani lebih rutin setiap pagi pergi ke sawah.



 Alhamdulillah telah selesai pembelajaran hari ini,  mari kita akhiri dengan berdoa agar apa yang kita lakukan di ridhai Alloh.



Semoga ilmunya bermanfaat, salam sehat dan tetap semangat.

Wassalamualaikum Warrahmatullohi Wabarokatuh.

bahasa Jawa pasangan part 4

 Assalamulaikum Warrahmatullohi wabarokatuh.

A. Kegiatan Awal 

1. Shobat Ceria sedoyo , sakderengipun Pembelajaran daring kita wiwiti , sumonggo kita sareng -sareng maos donga rumiyin.


2. Saklajengipun pun dedonga, kita terasaken brain gym utawi senam otak supados saget fokus anggenipun sinau


3.  Tujuan Pembelajaran , 
Saksampunipun sinau , lare-lare saget : 
  • Mahami pasangan aksara Jawa  (Memahami pasangan huruf Jawa )
  • Maos lan nyerat ukara aksara Jawa ngginakaken pasangan aksar Jawa ( Membaca dan menulis kalimat huruf Jawa menggunakan pasangan huruf Jawa )
4. Kegiatan Inti 
Pasangan Aksara Dha, Tha

Monggo lare-lare sedoyo kita simak sareng-sareng video pembelajaran wonten ngandap 



   Pasangan aksara Jawa meniko dipun ginaaken menawi wonten aksara kang mati wonten tengah tembuh utawi tengah ukara. Pramila kita ginaake pasangan aksara jawi wonten ngajeng aksara engkang dipun pateni  . ( Pasangan aksara Jawa digunakan jika ada huruf yang dimatikan ditengah kata atau ditengah kalimat maka kita menggunakan pasangan di depan huruf yang dimatikan dalam kata atau kalimat tersebut ) 
  1. Pasangan Dha  , Pasangan dha anggenipun nyerat wonten ngandap aksara engkang dipun pejahi.

  2. https://upload.wikimedia.org/wikipedia/commons/thumb/5/57/Pasangan_Dha.png/785px-Pasangan_Dha.png

2. Pasangam Tha, Pasangan Tha anggenipun nyerat wonten ngandap aksara engkang dipun pejahi.

https://upload.wikimedia.org/wikipedia/commons/5/5e/Jawa_Tha_Pasangan.png


Pasangan Ja, Ba, Ca


3.Pasangan Ja, Pasangan ja anggenipun nyerat wonten ngandap aksara engkang dipun pejahi.

https://upload.wikimedia.org/wikipedia/commons/thumb/3/32/Pasangan_Ja.png/785px-Pasangan_Ja.png

4.Pasangan Ba, Pasangan ba anggenipun nyerat wonten ngandap aksara engkang dipun pejahi.

https://upload.wikimedia.org/wikipedia/commons/9/9b/Pasangan_Ba.png

5.Pasangan Ca, Pasangan Ca anggenipun nyerat wonten ngandap aksara engkang dipun pejahi.
https://upload.wikimedia.org/wikipedia/commons/2/27/Pasangan_Ca.png




Tuladha :



Penutup

Alhamdullilah, KBM daring dinten meniko sampun rampung kanthi lancar . Mugi -mugi shobat ceria sedaya saget ngginakaaken lan nglampahi ilmu engkang sampun dipun tampi,  pikantuk ilmu engkang manfaat.saget nguri-uri budaya Jawi.  Aamiin

Monggo sakderengipun bibar, kita sareng -sareng maos donga rumiyin .


Matur suwun, mugi-mugi penanggih malih wonten KBM daring sakaljengipun.

Wassalamulaikum warrahmatullohiwabarokatuh. 


tantangan :

Tulisen nganggo aksara Jawa :

1. Mangan tholo
2. Ngunjuk lan dhahar
3. Mundhut bakso lan cilok


TEMA 5 SUBTEMA 2 MUATAN SBDP ( Pola Lantai Tari dan Properti Tari Derah )

Assalamu’alaikum Warrahmatulloh Wabarokatuh 

Hai Shobat ceria๐Ÿ˜‡๐Ÿ˜‡. Apa kabar semua? 

Tujuan Pembelajaran :

1. Siswa dapat memahami berbagai jenis properti tari daerah dan fungsinya

2. Siswa dapat memahami berbagai jenis pola lantai tari daerah 

3. Siswa dapat mempraktekkan berbagai jenis tari daerah dengan iringan musik.

Tarian Daerah

 Kehidupan masyarakat Indonesia dan alam sekitarnya sering dituangkan dalam tarian. Beberapa di antaranya sebagai berikut:

  • Tari Caping Ngancak (Lamongan, Jawa Timur), menceritakan tentang kehidupan petani, mulai dari menanam, merawat, hingga memanen padi. Properti yang digunakan adalah caping bambu berbentuk kerucut.
  • Tari Alang Babega (Minangkabau, Sumatera Barat), menggambarkan burung elang yang terbang, mengepakkan sayap, mencari mangsa, dan menukik.
  • Tari Payung (Minangkabau, Sumatera Barat), menceritakan tentang pergaulan muda-mudi. Properti yang digunakan adalah payung.
  • Tari Turuk Langgai (Pulau Nias, Sumatera Utara), menggambarkan aneka gerak hewan seperti unggas, kelinci, dan monyet dengan tujuan memberikan penghiburan kepada si sakit agar segera sembuh. Properti yang digunakan adalah hiasan kepala berupa manik-manik dan bulu unggas dan tangkai daun.
Beberapa tarian menggunakan properti lebih dari satu jenis. Properti adalah benda-benda yang digunakan sebagai alat pelengkap tarian. Manfaat properti dalam tarian sebagai berikut:
  • sebagai media penyampaian pesan tarian
  • memperjelas karakter tarian
  • memperindah tarian

Pola lantai tari daerah 
jangan tiru adegan tarian kartun yang berjilbab, kita belajar pola tarian saja, bukan meniru sikap penari kartun dividio. tetap bersikap sesuai dengan norma agama, ingat malu sebagian dari iman 


Pola Lantai dalam Seni Tari :

Pola Lantai Tari merupakan garis-garis di lantai yang dilalui penari ketika melakukan gerak tari dari perpindahan tempat satu ke tempat lainnya. Pola yang juga disebut garis imajiner ini sengaja dibuat oleh formasi penari kelompok.

Garis tersebut dapat digambarkan dengan melihat formasi para penari ketika sedang memperagakan tarian. Pola lantai tari bisa dilakukan oleh penari tunggal, berpasangan atau berkelompok, meskipun sebagian besar pola tari dilakukan oleh berkelompok.

Fungsi dari pola lantai yaitu untuk menata gerakan tarian, membentuk komposisi dalam pertunjukan tarian dan menciptakan kekompakan antar anggota penari. Dengan adanya pola lantai, tarian yang disajikan akan lebih indah dan menarik untuk ditonton. Sebenarnya dalam pola lantai terdapat dua garis dasar yaitu garis lurus dan melengkung.

Tujuan dengan menguasai pola lantai yaitu penari akan lebih mudah melakukan perpindahan gerak. Sehingga sang penari akan mengetahui area mana yang menjadi area miliknya tanpa harus khawatir mengganggu atau bertabrakan dengan area penari lainnya.

Garis lurus sendiri terbagi atas tiga jenis yaitu vertikal, horizontal dan diagonal. Namun dengan perkembangan zaman yang semakin maju, pola lantai juga mengalami pengembangan yaitu ada beberapa pola lantai lain berupa zig zag, segitiga, segi empat dan segi lima. Pola lantai melengkung juga mengalami pengembangan yaitu lingkaran, lengkung ke depan, melengkung ke belakang dan angka delapan.

Jenis Pola Lantai dalam Tari :

Pola Lantai Tari
@senipedia.id

1. Pola Lantai Lurus Vertikal.

Vertikal memiliki arti lurus memanjang. Pola lantai lurus vertikal berarti pola lantai yang lurus dan memanjang. Para penari berjumlah lebih dari satu orang dan akan membentuk formasi lurus baik dari depan ke belakang maupun sebaliknya.

Pola lantai jenis ini biasanya digunakan pada tari klasik karena pola lurus memberikan kesan yang sederhana tetapi tetap kuat. Pola lantai melambangkan antara ikatan manusia dengan tuhannya karena pada dasarnya Tuhan adalah Sang Pencipta kehidupan termasuk menciptakan manusia.

Beberapa tarian daerah yang menggunakan pola lantai ini adalah tari serimpi dari tarian Jawa Tengah, tari yospan dari Papua, tari pasambahan dari Sumatera Barat dan tari baris cengkedan dari Bali.

  • Pola Lantai Vertikal
pola-lantai-vertikal

2. Pola Lantai Horizontal.

Pola lantai horizontal sebenarnya sama seperti pola lurus vertikal dimana pola lantai bergaris lurus. Hanya saja pada pola lantai horizontal, bentuk barisan dari kiri ke kanan maupun dari kanan ke kiri. Beberapa tarian yang menggunakan pola lantai horizontal yaitu tari indang dari Sumatera Barat dan tari saman dari Aceh.
Ada beberapa penafsiran mengenai pola tari horizontal. Pola horizontal disebut melambangkan antara ikatan manusia satu dengan manusia yang lain. Pada dasarnya manusia pasti membutuhkan bantuan dari manusia lainnya.
  • Pola Lantai Horizontal
pola-lantai-horizontal

3. Pola Lantai Diagonal.

Sesuai dengan namanya, pola lantai diagonal membentuk garis menyudut ke kanan atau ke kiri. Pola lantai ini memberikan kesan yang dinamis tetapi tetap kokoh untuk para penonton atau penikmatnya. Tarian daerah yang menggunakan pola lantai ini adalah tari sekapur sirih dari Jambi, tari gending Sriwijaya dari Sumatera Selatan dan tari pendet dari Bali.

  • Pola Lantai Diagonal
pola-lantai-diagonal



4. Pola Garis Melengkung , melingkar

Pola garis melengkung sendiri terdiri dari tiga macam yaitu garis lingkaran, angka delapan, huruf U dan lengkung ular. Pola garis yang melengkung akan memberikan kesan yang lembut tetapi lemah. Tarian rakyat dan tarian tradisional banyak yang menggunakan pola jenis ini. Misalnya tari ma’badong Toraja dari Sulawesi Utara, tari piring dari Sumatera Barat dan tari randai dari Sumatera Barat.

  • Pola Lantai Melingkar atau Melengkung
pola-lantai-melingkar

Pentingnya Memahami Pola Lantai Pada Tari Tradisional :

Memahami pola lantai pada tari tradisional sangat penting agar penari mudah dalam melakukan gerakan tarian. Penari mampu mengatur jarak sendiri dengan penari lainnya. Mampu mengatur jarak maka akan mencegah antar penari bersinggungan badan maupun kesalahan dalam memperagakan gerakan.

1. Menjaga setiap penari tidak bertabrakan.

Menguasai pola lantai mampu menjaga penari agar tidak bertabrakan dengan penari lainnya. Tarian tradisional sendiri memiliki gerakan yang indah dan mengalami banyak gerakan yang memungkinkan penari saling bertabrakan ketika tidak menguasai pola lantai.


2. Membantu Penari menentukan gerakan selanjutnya.

Ketika penari berpindah dari area satu ke area lain maka gerakan mereka pun akan berbeda juga. Dengan adanya pola lantai maka penari bisa menentukan gerakan seperti apa untuk selanjutnya.

3. Penari lebih energik.

Pentingnya memahami pola lantai dan mangaplikasikan ke dalam tarian mampu membuat penari terkesan lebih energik dan menarik. Banyaknya perpindahan tanpa adanya pola lantai justru akan membuat tarian berantakan. Namun dengan adanya pola lantai justru akan memberikan kesan yang lebih teratur dan memukau.

4. Menciptakan kekompakan.

Memahami pola lantai mampu menciptakan kekompakan antar penari. Karena setiap penari akan terlihat bergerak leluasa memenuhi panggung dengan kompak tanpa perlu berkomunikasi secara verbal. Semua gerakan telah diatur melalui pola lantai yang diciptakan oleh para koreografer.

5. Ciri Khas Suatu Tarian.

Pola lantai mampu memberikan ciri khas dari suatu tarian. Masyarakat atau para penonton akan lebih mudah mengetahui ciri khas dari tari tradisional tersebut melalui pola lantai pada tarian.

Baca juga: Sejarah Tarian Kabasaran dan Filosofinya

Contoh Tarian Yang Menggunakan Pola :

Contoh Tarian Yang Menggunakan Pola
@sanjayaops.com

1. Tari Bedhaya Semang.

Tarian Bedhaya Semang berasal dari Yogyakarta yang termasuk ke dalam jenis tari klasik. Tari ini memiliki pola lantai dan makna tertentu. Pola lantai yang digunakan yaitu gawang jejer wayang, gawang perang, gawang tiga-tiga dan gawang kalajengking.

Salah satu pola lantai pada Tari Bedhaya yang paling dikenal yaitu rakit lajur. Pola lantai ini menggambarkan lima unsur yang ada pada diri manusia. Unsur tersebut adalah rasa, cahaya, sukma, nafsu dan perilaku

2. Tari Jaran Kepang.

Tari Jaran Kepang juga berasal dari Yogyakarta. Berdasarkan koreografi, tarian ini termasuk ke dalam jenis tari rakyat dengan memiliki pola lantai gabungan antara unsur lengkung dan lurus. Pola yang digunakan pada tarian yaitu pola melingkar, garis lurus ke depan dan garis horizontal.

3. Tari Pendet.

Tari Pendet merupakan tarian populer yang berasal dari Bali. Tari Pendet lahir ketika ada ritual sakral Odalan di pura dengan cara memendet. Setelah pendeta Hindu mengumandangkan mantra maka mereka akan memendet. Pola lantai yang digunakan pada tarian ini berupa pola huruf V, pola lantai lurus dan menghadap ke samping kanan dan kiri. Pola tersebut pola sederhana dibanding dengan tarian pendet lainnya.

Pola lantai tari menjadi bagian penting yang harus diketahui oleh para penari. Banyak manfaat yang diperoleh ketika menguasai pola lantai. Tidak hanya pertunjukan tarinya saja yang bagus dan menarik, tetapi mempermudah penari dalam melakukan gerakan.

Nah, bagaimana pembelajarannya? Menarik ya! Setelah ini, kamu harus mengerjakan evaluasi untuk mengukur sejauh mana pemahamanmu terhadap pembelajaran ini. Jika nilaimu belum memuaskan, jangan menyerah untuk terus belajar ya!

Alhamdulillah telah selesai pembelajaran hari ini,  mari kita akhiri dengan berdoa agar apa yang kita lakukan di ridhai Alloh.



Semoga ilmunya bermanfaat, salam sehat dan tetap semangat.

Wassalamualaikum Warrahmatullohi Wabarokatuh.